<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201</id><updated>2011-08-18T04:40:20.389-07:00</updated><title type='text'>Info Sains Terbaru</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-6736588173636807066</id><published>2009-12-26T03:51:00.000-08:00</published><updated>2009-12-26T03:52:16.092-08:00</updated><title type='text'>Cadangan Uranium Kalbar Cukup untuk 150 Tahun</title><content type='html'>Sabtu, 26 Desember 2009 16:31 WIB | Ekonomi &amp;amp; Bisnis | Bisnis | Dibaca &lt;br&gt;278 kali&lt;br&gt;Pontianak (ANTARA News) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah &lt;br&gt;(Bapedda) Kalimantan Barat, Fathan A Rasyid, menyatakan bahwa cadangan &lt;br&gt;uranium di provinsi itu bisa digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga &lt;br&gt;Nuklir selama 150 tahun.&lt;p&gt;&amp;quot;Dari data yang ada Kalbar setidaknya memiliki 25 ribu ton uranium yang &lt;br&gt;tersebar di sekitar Kabupaten Melawi,&amp;quot; kata Fathan A. Rasyid di &lt;br&gt;Pontianak, Sabtu.&lt;p&gt;Ia mengatakan, PLTN merupakan solusi dalam mengatasi kekurangan energi &lt;br&gt;listrik di Kalbar dan Pulau Kaliamantan pada umumnya.&lt;p&gt;&amp;quot;Baru-baru ini Bapedda Sekalimantan telah menyepakati akan mengembangkan &lt;br&gt;PLTN di pulau itu dalam mengatasi kekurangan energi listrik,&amp;quot; kata Fathan.&lt;p&gt;Kalbar setidaknya memiliki PLTN berkapasitas 1.000 mega watt untuk &lt;br&gt;mengatasi krisis listrik di provinsi itu. &amp;quot;Akibat krisis listrik tidak &lt;br&gt;sedikit niat investor yang ingin menanamkan modalnya harus ditolak &lt;br&gt;karena terbatasnya pasokan listrik,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;Ia mengatakan ke depan energi listrik dari nuklir memang harus &lt;br&gt;diperhitungkan, kalau tidak diambil langkah tersebut maka krisis listrik &lt;br&gt;di provinsi ini akan terus berkepanjangan.&lt;p&gt;&amp;quot;Kami menargetkan PLTN bisa terwujud 10 hingga 16 tahun ke depan. Saat &lt;br&gt;ini pengembangan PLTN di Kalbar sudah masuk tahap studi kelayakan atau &lt;br&gt;pase dua,&amp;quot; ujarnya.&lt;p&gt;Sebelumnya, Gubernur Kalbar Cornelis mengatakan dua kabupaten, yaitu &lt;br&gt;Kabupaten Melawi dan Landak di provinsi itu dapat menjadi lokasi &lt;br&gt;pembangunan PLTN.&lt;p&gt;Menurut dia, Kalbar memenuhi syarat untuk dibangun PLTN, karena salah &lt;br&gt;satu wilayah yang mempunyai uranium, yakni di Kabupaten Melawi.&lt;p&gt;Selain itu, lanjut dia, Kalbar relatif aman dari bencana seperti gempa. &lt;br&gt;&amp;quot;Sekarang bagaimana mengemas teknologi supaya tidak bocor, dan limbahnya &lt;br&gt;aman,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;Gubernur Cornelis telah menyampaikan usulan pembangunan PLTN itu kepada &lt;br&gt;Dewan Energi Nasional.&lt;p&gt;Namun, lanjut dia, rencana dan pengembangan sumber energi di Kalbar &lt;br&gt;sangat tergantung komitmen dari Pemerintah Pusat. &amp;quot;Investor sebenarnya &lt;br&gt;banyak yang mau untuk mengembangkan listrik di Kalbar,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;Konsumsi terbesar energi listrik di Kalbar untuk Kota Pontianak dan &lt;br&gt;sekitarnya. Beban puncak sekitar 123 MW, daya mampu 148 MW.&lt;br&gt;(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-6736588173636807066?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/6736588173636807066/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/12/cadangan-uranium-kalbar-cukup-untuk-150.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/6736588173636807066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/6736588173636807066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/12/cadangan-uranium-kalbar-cukup-untuk-150.html' title='Cadangan Uranium Kalbar Cukup untuk 150 Tahun'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-3619223027685241615</id><published>2009-12-14T04:48:00.001-08:00</published><updated>2009-12-14T04:48:41.013-08:00</updated><title type='text'>Indonesia, Negara Pertama yang Memanfaatkan Gas Buang Karbon Dioksida</title><content type='html'>Senin, 14 Desember 2009 | 18:08 WIB&lt;p&gt;KOPENHAGEN, KOMPAS.com — PT Resources Jaya Teknik Indonesia (RMI) &lt;br&gt;menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang melakukan langkah nyata &lt;br&gt;dalam pemanfaatan teknologi terapan pemanfaatan gas buang karbon &lt;br&gt;dioksida di Forum Bright Green, Kopenhagen, Denmark, yang digelar 12-13 &lt;br&gt;Desember 2009.&lt;p&gt;Forum Bright Green adalah pameran teknologi ramah lingkungan yang &lt;br&gt;diikuti ratusan industri dan universitas penyedia teknologi ramah &lt;br&gt;lingkungan. Menteri Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Denmark Helge Sander, &lt;br&gt;Putri Kerajaan Swedia Victoria Ingrid Alice Desiree, Pangeran Norwegia &lt;br&gt;Haakoen Magnus, dan Pangeran Kerajaan Denmark Frederik Andre Hendrik &lt;br&gt;Christian hadir dalam perhelatan tersebut.&lt;p&gt;Penandatanganan MoU dilakukan Presdir PT Resources Jaya Teknik Indonesia &lt;br&gt;Rohmad Hadiwijoyo dan Chief Sales Officer Union Engineering Michael &lt;br&gt;Mortensen serta disaksikan Jari Frijc-Madsen, perwakilan Deplu Denmark, &lt;br&gt;dan Duta Besar Indonesia untuk Denmark, Abdul Rahman Saleh.&lt;p&gt;Dalam MoU yang ditandatangani pada 12 Desember tersebut, kedua pihak &lt;br&gt;sepakat akan membangun sistem teknologi Dry Ice Expanded Tobacco, &lt;br&gt;pengembang tembakau menggunakan es kering (DIET) di Cilegon, Jawa Barat, &lt;br&gt;senilai 12 juta dollar AS.&lt;p&gt;Cara kerja teknologi Dry Ice Expanded Tobacco adalah dengan &lt;br&gt;menyemprotkan selubung karbon dioksida pada daun tembakau kemudian &lt;br&gt;diberikan tekanan dan suhu yang tinggi sehingga memaksa volume sel daun &lt;br&gt;tembakau mengembang hingga dua kali lipat.&lt;p&gt;Menurut Managing Director AircoDiet, anak perusahaan Union yang &lt;br&gt;mengembangkan teknologi DIET, Asbjorn Schwert, dengan aplikasi teknologi &lt;br&gt;ini, volume tembakau yang dihasilkan menjadi dua kali lipat sehingga &lt;br&gt;menekan jumlah tembakau yang digunakan dalam produksi rokok. &amp;quot;Gas &lt;br&gt;karbondioksida yang digunakan juga hanya 50 persen dalam satu kali &lt;br&gt;proses. Sisanya bisa kembali digunakan untuk produksi selanjutnya,&amp;quot; &lt;br&gt;sebutnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.&lt;p&gt;Menurut Michael Mortensen, gas karbon dioksida dalam sistem DIET &lt;br&gt;berkapasitas 300 kg/jam yang dibangun di Cilegon itu akan memanfaatkan &lt;br&gt;karbon dioksida hasil olahan gas buang PT Krakatau Stell yang dikerjakan &lt;br&gt;PT Krakatau Karbonindo. PT Krakatau Karbonindo merupakan anak usaha &lt;br&gt;bersama RMI dan Krakatau Stell yang awal tahun ini membangun pemurnian &lt;br&gt;karbon dioksida senilai 31,8 juta dollar AS berkapasitas 72.000 ton &lt;br&gt;karbon dioksida per tahun di Cilegon. &amp;quot;Dengan kesepakatan ini, RMI &lt;br&gt;menjadi perusahaan pertama non-produsen rokok yang memanfaatkan &lt;br&gt;teknologi DIET. Indonesia menjadi negara pertama yang melakukan langkah &lt;br&gt;nyata di Kopenhagen,&amp;quot; ujar dia.&lt;p&gt;RMI sebelumnya telah menandatangani kesepakatan dengan pihak American &lt;br&gt;Sumatra Tobacco Company di Medan. Dalam draf MoU yang ditandatangani &lt;br&gt;itu, RMI akan menerapkan teknologi DIET pada stok tembakau Sumatera &lt;br&gt;Tobacco, yang merupakan pengekspor rokok terbesar di Indonesia.&lt;p&gt;&lt;p&gt;Editor: Edj&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-3619223027685241615?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/3619223027685241615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/12/indonesia-negara-pertama-yang.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/3619223027685241615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/3619223027685241615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/12/indonesia-negara-pertama-yang.html' title='Indonesia, Negara Pertama yang Memanfaatkan Gas Buang Karbon Dioksida'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-7283562724832010721</id><published>2009-05-26T17:30:00.001-07:00</published><updated>2009-05-26T17:30:40.937-07:00</updated><title type='text'>Doctor Fish, Ikan Pengelupas Kulit</title><content type='html'>Selasa, 26 Mei 2009 | 21:23 WIB&lt;p&gt;KOMPAS.com - Ikan Garra Rufa asal Turki atau yang biasa dikenal dengan &lt;br&gt;&amp;quot;The Doctor Fish&amp;quot; (Sang Ikan Doktor) yang selama ini dipamerkan di Sea &lt;br&gt;World Indonesia (SWI) berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Salah seorang supervisor SWI, Wahyu Setiono, di Jakarta, mengatakan, &lt;br&gt;ikan yang berukuran maksimal 14 cm tersebut mampu memberikan khasiat &lt;br&gt;terapi kerena memiliki enzim yang dapat menormalkan proses pembaruhan &lt;br&gt;kulit dari hasil sekresi ikan pada saat menggigit.&lt;p&gt;&amp;quot;Ikan ini sebagai ikan pembersih karena hanya memakan daerah kulit yang &lt;br&gt;mati atau terinfeksi, dan meninggalkan kulit yang sehat terus tumbuh,&amp;quot; &lt;br&gt;katanya.&lt;p&gt;Menurut Wahyu, pihaknya saat ini telah menyediakan dua kolam khusus bagi &lt;br&gt;pengunjung WSI yang ingin terapi dengan menggunakan ikan Garra Rufa.&lt;p&gt;Setiap kolam yang diisi 1.500 ikan Garra Rufa digunakan untuk enam &lt;br&gt;orang. &amp;quot;Pada saat kaki dimasukkan ke dalam kolam, ikan tersebut langsung &lt;br&gt;menggigit. Tapi tidak sakit kok, hanya pertamanya geli, tapi seterusnya &lt;br&gt;enak,&amp;quot; ujarnya.&lt;p&gt;Ketika ikan itu menggigit, lanjut dia, ikan tersebut mengeluarkan enzim &lt;br&gt;unik bernama dithranol (anthralin) yang dapat menghambat pertumbuhan sel &lt;br&gt;kulit yang terlalu cepat. Oleh karena itu, gigitan ikan itu dipercaya &lt;br&gt;dapat membantu mereka penderita penyakit kulit seperti psoriasis.&lt;p&gt;Selain itu, manfaat dari terapi tersebut di antaranya mampu memproses &lt;br&gt;eksfoliasi (pengelupasan kulit mati) yang lebih alami dan organik, &lt;br&gt;meningkatkan penyerapan kelembaban kulit, memperlancar sirkulasi darah, &lt;br&gt;mengurangi dan mengaburkan bekas luka, membantu peremajaan kulit, &lt;br&gt;membuat kulit lebih halus dan bersih dan lainnya.&lt;p&gt;Bagi para pengunjung yang mencoba terapi tersebut dikenakan tarif &lt;br&gt;tambahan senilai Rp30 ribu dengan durasi waktu selama 20 menit.&lt;p&gt;&amp;quot;Pengunjung yang ikut terapi ini setiap harinya lumayan banyak. Bahkan &lt;br&gt;kalau hari libur di atas seratus orang,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;SPA Garra Rufa ini awalnya hanya sebatas di negara Turki, namun kini &lt;br&gt;berkembang di negara-negara lain seperti China, Jepang, Korea Selatan, &lt;br&gt;Singapura dan Malysia.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Salah seorang pengunjung yang ikut terapi, Adi, mengatakan gigitan ikan &lt;br&gt;Garra Rufa awalnya seperti disengat listrik. &amp;quot;Kayak disengat listrik, &lt;br&gt;tapi lama ke lamaan kaki rasanya enak dan pegal-pegal menjadi hilang,&amp;quot; &lt;br&gt;katanya.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sumber : Antara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-7283562724832010721?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/7283562724832010721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/doctor-fish-ikan-pengelupas-kulit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/7283562724832010721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/7283562724832010721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/doctor-fish-ikan-pengelupas-kulit.html' title='Doctor Fish, Ikan Pengelupas Kulit'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-4263610951428207111</id><published>2009-05-23T17:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T17:43:52.546-07:00</updated><title type='text'>Alat Pendeteksi Alzheimer Ditemukan</title><content type='html'>By Republika Newsroom&lt;br&gt;Senin, 18 Mei 2009 pukul 10:38:00&lt;p&gt;CHICAGO-- Peneliti Amerika Serikat telah mengembangkan temuan yang &lt;br&gt;secara akurat yang dapat memprediksi gejala alzheimer pada orang berusia &lt;br&gt;65 dalam waktu enam tahun.&lt;p&gt;Daftar dari faktor risiko seperti kelambatan berpikir atau bergerak &lt;br&gt;diduga terjadi hampir setengah dari penderita demensia yang berkembang &lt;br&gt;pada sekelompok orang usia tua selama enam tahun, lapor para peneliti &lt;br&gt;dalam jurnal Neurology.&lt;p&gt;Diperkirakan 26 juta orang di dunia menderita Alzheimer dan yang paling &lt;br&gt;banyak dari demensia. Penyakit ini ditandai dengan gejala menurunkan &lt;br&gt;memori dan mengalami kelinglungan yang akan menjadi lebih parah seperti &lt;br&gt;hilangnya ingatan dan tidak memiliki kemampuan untuk menjaga diri sendiri.&lt;p&gt;Peneliti  dari University of California, San Francisco, Deborah Barnes &lt;br&gt;mengatakan dirinya memiliki alat yang dapat memprediksi meningkatnya &lt;br&gt;resiko alzheimer untuk membantu para dokter mengawasi  pasien dan &lt;br&gt;membantu perusahaan mengembangkan obat sebagai penanganan sejak dini &lt;br&gt;gejala gangguan pikiran yang belum ada pengobatan dan perawatan yang &lt;br&gt;efektif.&lt;p&gt;&amp;quot;Alat deteksi ini bisa menjadi sangat penting untuk penelitian dan untuk &lt;br&gt;orang-orang beresiko menderita demensia dan keluarga mereka,&amp;quot; ungkap Barnes.&lt;p&gt;Alat ini terdiri dari 15-point skala dengan beberapa faktor risiko untuk &lt;br&gt;Alzheimer untuk lanjut usia, skor rendah pada tes kemampuan berpikir, &lt;br&gt;dan memiliki ApoE4 gene, yang menimbulkan risiko genetik meningkatkan &lt;br&gt;alzheimer.&lt;p&gt;Pada alat ini juga terdapat petunjuk faktor resiko yang jarang ditemui &lt;br&gt;seperti kekurangan berat badan, memiliki sejarah operasi bypass jantung, &lt;br&gt;tidak minum alkohol atau menjadi lambat untuk melakukan tugas-tugas &lt;br&gt;fisik seperti mengancingi baju.&lt;p&gt;Orang dengan skor 8 atau lebih tinggi dianggap berisiko tinggi demensia &lt;br&gt;dalam waktu enam tahun.&lt;p&gt;Untuk mengembangkan indeks, tim peneliti melibatkan 3.375 orang, dengan &lt;br&gt;rata-rata usia 76 dan tidak menderita demensia. Setelah enam tahun,  480 &lt;br&gt;orang ternyata mengalami demensia.&lt;p&gt;Para peneliti kemudian melakukan pengamatan untuk melihat faktor apa &lt;br&gt;yang sangat berpotensi meningkatkan resiko demensia.&lt;p&gt;Ketika mereka mengevaluasi  grup yang sama dengan menggunakan daftar, &lt;br&gt;mereka menemukan 56 persen dari mereka yang memiliki nilai tinggi &lt;br&gt;menderita demensia dalam waktu enam tahun. 23 persen  dengan nilai &lt;br&gt;tengah-tengah dan hanya empat persen dengan skor rendah. Secara &lt;br&gt;keseluruhan,  88 persen hasilnya benar  dari para peserta.&lt;p&gt;Barnes mengatakan, risiko indeks perlu dikonfirmasikan dengan penelitian &lt;br&gt;lainnya. Barnes dan timnya akan meneliti  versi yang lebih sederhana dan &lt;br&gt;akurat. (reuters/cr1/rin)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-4263610951428207111?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/4263610951428207111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/alat-pendeteksi-alzheimer-ditemukan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/4263610951428207111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/4263610951428207111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/alat-pendeteksi-alzheimer-ditemukan.html' title='Alat Pendeteksi Alzheimer Ditemukan'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-915894536032392326</id><published>2009-05-20T17:44:00.001-07:00</published><updated>2009-05-20T17:44:01.009-07:00</updated><title type='text'>H1N1 pada Babi Kanada = H1N1 yang Menular Sekarang</title><content type='html'>Senin, 18 Mei 2009 | 19:51 WIB&lt;p&gt;OTTAWA, KOMPAS.com - Virus flu babi H1N1 yang ditemukan pada babi yang &lt;br&gt;terinfeksi di satu peternakan Kanada sama dengan virus yang menimbulkan &lt;br&gt;penyakit pada manusia di seluruh dunia, demikian konfirmasi beberapa &lt;br&gt;ilmuwan Kanada.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Para ilmuwan dari National Center for Foreign Animal Disease   (NCFAD), &lt;br&gt;Canadian Food Inspection Agency (CFIA), telah memetakan   rangkaian &lt;br&gt;genetika penuh virus yang ditemukan pada babi dari Alberta  dan &lt;br&gt;mengkonfirmasi bahwa virus pada babi yang terinfeksi itu sama dengan &lt;br&gt;yang ditemukan pada manusia, kata CFIA dalam siara pers di laman &lt;br&gt;Internetnya, penghujung pekan lalu.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Sebagian dari 2.300 babi di peternakan tersebut didapati terinfeksi &lt;br&gt;virus baru pada awal Mei. Virus itu diduga menular dari seorang pekerja &lt;br&gt;yang baru kembali dari Mexico.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Saat para ilmuwan sedang berusaha menyelidiki virus baru itu, &lt;br&gt;perkembangan tersebut akan membantu para ilmuwan di seluruh dunia untuk &lt;br&gt;lebih memahami virus itu dan dampaknya pada hewan, kata CFIA.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Para peneliti kini memusatkan perhatian pada cara virus flu babi H1N1 &lt;br&gt;mempengaruhi hewan tersebut.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Kendati studi lebih lanjut diperlukan, penelitian awal menunjukkan bahwa &lt;br&gt;hewan yang terinfeksi jatuh sakit dan pulih secara alamiah, sama seperti &lt;br&gt;kondisi mereka jika terpajan (exposed) terhadap virus influensa yang &lt;br&gt;umum ditemukan pada ternak babi di tingkat global, kata lembaga tersebut.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Penelitian yang sedang dilakukan oleh CFIA meneliti apakah hewan lain &lt;br&gt;mudah terserang virus itu atau tidak. Informasi tersebut mungkin &lt;br&gt;dimanfaatkan guna menyaring tindakan pemantauan dan pencegahan penyakit.&lt;br&gt;    &lt;br&gt;Berbagai studi juga sedang dilakukan guna menilai keefektifan vaksin &lt;br&gt;saat ini, dan mengembangkan metode diagnosis yang lebih baik dan lebih &lt;br&gt;cepat.&lt;p&gt;ABD&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-915894536032392326?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/915894536032392326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/h1n1-pada-babi-kanada-h1n1-yang-menular.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/915894536032392326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/915894536032392326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/h1n1-pada-babi-kanada-h1n1-yang-menular.html' title='H1N1 pada Babi Kanada = H1N1 yang Menular Sekarang'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-4761521447770569823</id><published>2009-05-20T17:29:00.001-07:00</published><updated>2009-05-20T17:29:30.165-07:00</updated><title type='text'>Menkes Serukan Penuntasan Mekanisme Baru Pembagian Virus,PRI</title><content type='html'>Rabu, 20 Mei 2009 | 16:58 WIB&lt;p&gt;JENEWA, KOMPAS.com - Indonesia mendesak disepakatinya mekanisme baru &lt;br&gt;virus sharing, pada World Health Assembly (WHA) ke-62. Desakan ini &lt;br&gt;disampaikan dalam sambutan Menteri Kesehatan, Dr. dr. Siti Fadilah &lt;br&gt;Supari, Sp.Jp(K) yang membuka hari kedua WHA, tanggal 19 Mei 2009.&lt;p&gt;Sebelumnya Intergovernmental Meeting – Pandemic Influenza Preparedness &lt;br&gt;(IGM-PIP) pada 14-15 Mei menjelang WHA, telah menyepakati sebagian besar &lt;br&gt;butir-butir pembahasan namun masih menyisakan pembahasan isu-isu &lt;br&gt;sensitif terkait virus sharing.&lt;p&gt;&amp;quot;Padahal, mekanisme kesiapsiagaan pandemi H1N1 saat ini semakin &lt;br&gt;menguatkan sinyal perlunya perombakan sistem surveilans influenza dan &lt;br&gt;adanya mekanisme berbagi virus yang adil dan transparan yang &lt;br&gt;mengintegrasikan benefit sharing,&amp;quot; kata Menteri.&lt;p&gt;Menteri Kesehatan menyoroti sikap WHO yang tidak melakukan upaya &lt;br&gt;proaktif, tepat waktu serta sistematis dalam merekomendasikan &lt;br&gt;negara-negara yang memiliki kapasitas produksi untuk memulai produksi &lt;br&gt;suplai antivirus generik. Padahal di saat yang sama, negara-negara maju &lt;br&gt;telah menandatangani perjanjian dengan produsen vaksin untuk memastikan &lt;br&gt;mereka mendapat produksi vaksin pandemi secara langsung dan lebih dulu, &lt;br&gt;suatu hal yang merugikan serta menimbulkan risiko bagi negara-negara &lt;br&gt;berkembang.&lt;p&gt;&amp;quot;Belum lagi, banyak negara maju yang telah memiliki kontrak di muka &lt;br&gt;untuk mengamankan lebih dari 200 juta dosis vaksin flu pandemi, atau &lt;br&gt;sekitar lebih dari setengah produksi vaksin flu musiman saat ini. Kalau &lt;br&gt;sudah begini, apa yang tersisa bagi negara-negara berkembang?,&amp;quot; kata &lt;br&gt;Menteri.&lt;p&gt;Menteri juga mengkritik ditingkatnya kewaspadaan pandemi dari 3 ke 4, &lt;br&gt;lalu ke 5, dan kemudian mengumumkan semakin dekatnya pandemi flu baru &lt;br&gt;H1N1. Padahal walau penyebaran H1N1 sangat serius dan meluas, flu baru &lt;br&gt;H1N1 ini memiliki tingkat kematian yang rendah sekitar kurang dari 2 &lt;br&gt;persen, angka yang sangat jauh jika dibandingkan angka kematian akibat &lt;br&gt;flu musiman.&lt;p&gt;Untuk itu, Menteri juga mendesak WHO adanya redefinisi kriteria &lt;br&gt;penentuan tingkat kewaspadaan pandemi. &amp;quot;Akan lebih akurat lagi jika WHO &lt;br&gt;meredefinisi penentuannya dengan mempertimbangkan pula indikator klinis &lt;br&gt;(angka kasus dan kematian) dan indikator sekuens genetik (tinggi atau &lt;br&gt;rendahnya patogenetik dari virus), tidak hanya tingkat penularannya,&amp;quot; &lt;br&gt;tambahnya.&lt;p&gt;Banyak kemajuan telah dicapai sejak IGM-PIP Desember lalu, untuk &lt;br&gt;membentuk kerangka dan Standard Material Transfer Agreement (SMTA), &lt;br&gt;serta pembentukan Advisory Mechanism dan Influenza Virus Traceability &lt;br&gt;Mechanism dengan telah disetujuinya sebagian besar butir-butir kesepakatan.&lt;p&gt;Jika telah disahkan dan berkekuatan hukum SMTA akan merubah secara &lt;br&gt;radikal tatanan penggunaan virus yang berlaku selama 62 tahun ini, dalam &lt;br&gt;sebuah kerangka yang lebih adil transparan dan setara. Dan akan membuka &lt;br&gt;akses terhadap virus influenza, yang berarti membuka peluang besar untuk &lt;br&gt;para peneliti negara berkembang untuk meningkatkan kapasitas &lt;br&gt;penelitiannya sehingga Indonesia dan negara berkembang lainnya dapat &lt;br&gt;mengembangkan alat diagnostik, vaksin dan obat obatan terhadap virus flu &lt;br&gt;burung dan virus lainnya yang berpotensi pandemi, termasuk H1N1, &lt;br&gt;sehingga kapasitas penelitian dan produksi vaksin tidak terbatas pada &lt;br&gt;beberapa negara maju saja..&lt;p&gt;&amp;quot;Upaya bersama kita dalam mewujudkan mekanisme baru yang adil, &lt;br&gt;transparan dan setara ini sangat penting dan dapat dilaksanakan untuk &lt;br&gt;memastikan isu-isu kunci tertuntaskan pada WHA ini, dalam rangka &lt;br&gt;memberikan solusi dan perlindungan jangka panjang bagi kesehatan publik &lt;br&gt;global,&amp;quot; kata Menteri Kesehatan.&lt;p&gt;WHA merupakan sidang tertinggi dari Badan Kesehatan Dunia PBB atau WHO &lt;br&gt;(World Health Organization) yang bersidang sekali dalam setahun setiap &lt;br&gt;bulan Mei di Jenewa, Swiss.&lt;p&gt;Intergovernmental Meeting on Pandemic Influenza Preparedness (IGM - PIP) &lt;br&gt;adalah sebuah proses pertemuan Negara anggota yang diselenggarakan &lt;br&gt;Sekretariat WHO untuk memfinalisasi negosiasi mengenai sistem baru virus &lt;br&gt;sharing influenza H5N1 dan benefit sharing timbul dari penggunaan virus &lt;br&gt;dan bagian-bagiannya.&lt;p&gt;&lt;p&gt;ABD&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-4761521447770569823?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/4761521447770569823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/menkes-serukan-penuntasan-mekanisme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/4761521447770569823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/4761521447770569823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/menkes-serukan-penuntasan-mekanisme.html' title='Menkes Serukan Penuntasan Mekanisme Baru Pembagian Virus,PRI'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-5040575839080648998</id><published>2009-05-18T06:34:00.001-07:00</published><updated>2009-05-18T06:34:55.883-07:00</updated><title type='text'>Selera Makan Anak Terbentuk Sejak dalam Kandungan?</title><content type='html'>Senin, 18 Mei 2009 | 18:03 WIB&lt;p&gt;KOMPAS.com - Kita tahu bahwa pilihan kita terhadap makanan diawali sejak &lt;br&gt;masih anak-anak. Namun setujukah Anda dengan pendapat bahwa apa yang &lt;br&gt;kita makan selama hamil atau menyusui dapat mempengaruhi pilihan makanan &lt;br&gt;anak setelah lahir?&lt;p&gt;Sering dikatakan bahwa makanan yang kita makan saat kecil akan menjadi &lt;br&gt;makanan kesukaan kita ketika dewasa. Studi menunjukkan bahwa wanita &lt;br&gt;mampu menularkan pilihan makanan yang disukainya ke anak-anak, baik yang &lt;br&gt;masih berada di dalam kandungan maupun yang sedang menyusu. Kondisi ini &lt;br&gt;membuat anak cenderung memilih makanan tertentu.&lt;p&gt;Monell Chemical Senses Center di Philadelphia melakukan salah satu studi &lt;br&gt;terbaiknya pada tahun 2000. Mereka mensurvei 46 wanita hamil, dan &lt;br&gt;membaginya dalam tiga kelompok berbeda. Satu grup mengonsumsi jus wortel &lt;br&gt;selama trimester terakhir dalam kehamilan mereka dan air putih selama &lt;br&gt;menyusui; grup yang lain minum air selama trimester akhir dan jus wortel &lt;br&gt;selama menyusui; sedangkan grup terakhir hanya meminum air putih &lt;br&gt;sepanjang masa tersebut.&lt;p&gt;Setelah anak-anak mereka lahir, para peneliti memberikan dua ramuan &lt;br&gt;sereal, satu dibuat dengan jus wortel, dan satu lagi dengan air putih. &lt;br&gt;Peneliti memonitor dan mengukur berapa banyak sereal yang dikonsumsi &lt;br&gt;bayi, dan merekam reaksi mereka. Bayi yang &amp;quot;menikmati&amp;quot; jus wortel saat &lt;br&gt;menyusu atau saat masih berada dalam kandungan memakan lebih banyak &lt;br&gt;sereal dengan rasa wortel, ketimbang bayi yang tidak merasakan jus &lt;br&gt;wortel saat masih di dalam kandungan atau menyusu. Ketika para peneliti &lt;br&gt;memperhatikan ekspresi para bayi, bayi yang hanya mengonsumsi air putih &lt;br&gt;selama penelitian berlangsung menampilkan ekspresi negatif saat diberi &lt;br&gt;makan sereal rasa wortel. Sedangkan bayi yang sudah mengenal rasa wortel &lt;br&gt;akan menampilkan ekspresi seperti biasanya.&lt;p&gt;Penelitian lain ternyata mendukung kesimpulan ini; mendapati bahwa &lt;br&gt;selera ternyata dapat disalurkan melalui plasenta ke janin atau melalui &lt;br&gt;ASI kepada bayi. Sebagai contoh, sebuah studi yang diadakan di Perancis &lt;br&gt;mengindikasikan bahwa anak-anak dari ibu yang mengonsumsi minuman rasa &lt;br&gt;adas saat menyusui tidak akan anti dengan rasa adas ketimbang anak-anak &lt;br&gt;lain. Penelitian sejenis juga menunjukkan bahwa rasa aromatik seperti &lt;br&gt;bawang merah, bawang putih, dan vanila, yang terkandung dalam ASI dapat &lt;br&gt;memberikan kecenderungan pada anak untuk menyukai cita rasa tersebut. &lt;br&gt;Apa yang dimakan ibu dapat mengalir ke ASI-nya selama maksimal 8 jam, &lt;br&gt;jadi jika makanan ini dikonsumsi secara rutin tentu pengaruhnya juga &lt;br&gt;lebih besar.&lt;p&gt;Nah, sekarang Anda tak perlu heran mengapa Si Kecil juga menyukai, &lt;br&gt;misalnya, semua jenis ikan seperti Anda. Dengan demikian, seorang ibu &lt;br&gt;sebenarnya dapat membentuk anaknya untuk menyukai makanan sehat dan &lt;br&gt;menjauhkan mereka dari junk food. Setidaknya, secara teori. Sebuah studi &lt;br&gt;menunjukkan bahwa bayi yang mengonsumsi makanan padat dan menyusu tidak &lt;br&gt;akan makan buncis sampai sang ibu mulai memperkenalkan makanan tersebut &lt;br&gt;pada menu makan anaknya. Hal ini menunjukkan bahwa seorang ibu dapat &lt;br&gt;membantu memperkenalkan makanan yang &amp;quot;tidak enak&amp;quot; ke dalam menu makan &lt;br&gt;anaknya. Dengan sendirinya hal ini juga membenarkan istilah &amp;quot;makan untuk &lt;br&gt;dua orang&amp;quot; ketika porsi makan Anda bertambah ketika hamil.&lt;p&gt;Namun, para ibu juga dapat menimbulkan masalah kesehatan. Studi pada &lt;br&gt;hewan menunjukkan bahwa tikus banyak makan makanan yang tinggi kadar &lt;br&gt;gula, garam, dan lemak, selama bunting dan menyusui. Anak-anak tikus pun &lt;br&gt;mempertajam kecenderungan akan makanan yang berlemak, mengandung garam &lt;br&gt;dan gula.&lt;p&gt;Makanan yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui dapat juga menimbulkan &lt;br&gt;variasi makanan yang disukai anak. Hal ini mungkin tidak akan menentukan &lt;br&gt;pola makannya sepanjang hidupnya, namun jika Anda ingin memiliki anak &lt;br&gt;yang tidak susah makan sayur, kini Anda tahu bagaimana caranya.&lt;p&gt;DIN&lt;br&gt;Sumber : divinecaroline&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-5040575839080648998?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/5040575839080648998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/selera-makan-anak-terbentuk-sejak-dalam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/5040575839080648998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/5040575839080648998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/selera-makan-anak-terbentuk-sejak-dalam.html' title='Selera Makan Anak Terbentuk Sejak dalam Kandungan?'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-9080529152355856716</id><published>2009-05-17T16:44:00.001-07:00</published><updated>2009-05-17T16:44:11.939-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Gorengan Picu Kanker</title><content type='html'>Minggu, 17 Mei 2009, 21:17 WIB&lt;br&gt;Hadi Suprapto&lt;p&gt;VIVAnews – Sejumlah penelitian menyatakan gorengan sangat cepat memicu &lt;br&gt;tumbuhnya kanker pada organ tubuh manusia. Karena itu, dokter selalu &lt;br&gt;menganjurkan menghindari makan gorengan.&lt;p&gt;Sebenarnya, minyak dibutuhkan dalam metabolisme tubuh. Dalam sehari, &lt;br&gt;tubuh membutuhkan minyak 5-10 mililiter.&lt;p&gt;Seperti dikutip laman RumahKanker.com, Minggu 17 Mei 2009, mekanisme &lt;br&gt;gorengan memicu kanker diawali dari makanan kaya karbohidrat seperti &lt;br&gt;kentang, nasi, singkong, ubi, dan pisang yang dipanaskan.&lt;p&gt;Pada 2002, seorang peneliti kanker, Eden Tareke dari Universitas &lt;br&gt;Stockholm, Swedia, mengumumkan hasil penelitiannya. Ia menemukan &lt;br&gt;akrilamida, bahan pemicu kanker yang terbentuk pada makanan yang dipanaskan.&lt;p&gt;Menurut penelitian itu, makanan kaya karbohidrat jika digoreng akan &lt;br&gt;terurai, kemudian bereaksi dengan asam amino menghasilkan senyawa &lt;br&gt;karsinogenik (pemicu kanker) yang bernama akrilamida.&lt;p&gt;Hal yang sama juga terjadi pada makanan yang dipanggang. Sedang makanan &lt;br&gt;mentah yang direbus, atau dikukus tidak mengalami reaksi semacam itu. &lt;br&gt;Kalau pun ada, kadarnya sangat kecil.&lt;p&gt;Penelitian terhadap tikus percobaan menunjukkan, akrilamida menimbulkan &lt;br&gt;tumor, merusak DNA, merusak syaraf, mengganggu tingkat kesuburan, dan &lt;br&gt;mengakibatkan keguguran. Seporsi kentang goreng yang dimasak pada suhu &lt;br&gt;220 derajat celcius mengandung akrilamida kurang-lebih 2.500 mikrogram. &lt;br&gt;Pada tikus percobaan, jumlah ini sudah menimbulkan mutasi gen.&lt;p&gt;Menggoreng Sendiri adalah salah satu kiat sehat makan gorengan. Dengan &lt;br&gt;menggoreng sendiri, Anda dapat menggunakan minyak baru. Minyak yang &lt;br&gt;belum pernah dipakai masih terbebas dari akrilamida maupun zat-zat &lt;br&gt;pemicu kanker lainnya.&lt;p&gt;Selain itu, usahakan menggoreng dengan api sedang, dengan suhu rata-rata &lt;br&gt;180 – 220 derajat celcius. Semakin rendah suhunya, semakin sedikit bahan &lt;br&gt;pemicu kanker yang terbentuk.&lt;br&gt;• VIVAnews&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-9080529152355856716?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/9080529152355856716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/mengapa-gorengan-picu-kanker.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/9080529152355856716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/9080529152355856716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/mengapa-gorengan-picu-kanker.html' title='Mengapa Gorengan Picu Kanker'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-1996779559745919993</id><published>2009-05-17T04:29:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T04:28:58.275-07:00</updated><title type='text'>Gunung Slamet Bergetar Keluarkan Suara Gemuruh</title><content type='html'>Jumat, 15 Mei 2009 | 16:06 WIB&lt;p&gt;BANYUMAS, KOMPAS.com — Warga di Desa Ketenger, Kecamatan Baturaden, &lt;br&gt;Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai merasakan naiknya aktivitas &lt;br&gt;Gunung Slamet dalam beberapa hari terakhir.&lt;p&gt;&amp;quot;Kami mulai merasakan adanya getaran dan mendengar suara gemuruh dari &lt;br&gt;Gunung Slamet. Bahkan, suara gemuruh tersebut tidak hanya terdengar pada &lt;br&gt;malam hari tetapi juga di siang hari,&amp;quot; kata Untung Wahyono (31), warga &lt;br&gt;Desa Ketenger, Jumat. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak &lt;br&gt;diinginkan, kata dia, warga meningkatkan aktivitas ronda malam.&lt;p&gt;Getaran yang diakibatkan oleh peningkatan aktivitas Gunung Slamet juga &lt;br&gt;dirasakan warga di Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten &lt;br&gt;Purbalingga. Seorang warga Desa Binangun, Amin Haryanto (39), &lt;br&gt;mengatakan, getaran tersebut mulai dirasakan sejak lima hari lalu.&lt;p&gt;&amp;quot;Baru-baru ini saja kami merasakan adanya getaran dan mendengar suara &lt;br&gt;gemuruh. Padahal sejak status Gunung Slamet ditingkatkan menjadi siaga &lt;br&gt;pada 23 April lalu, kami belum pernah merasakan getaran maupun mendengar &lt;br&gt;suara gemuruh,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;Menurut dia, warga mulai khawatir dengan adanya kondisi tersebut karena &lt;br&gt;sejumlah binatang buas seperti babi hutan mulai memasuki perkampungan. &lt;br&gt;Pada bulan yang sama tahun lalu, kata dia, tidak pernah dijumpai adanya &lt;br&gt;binatang buas yang keluar dari hutan Gunung Slamet.&lt;p&gt;&amp;quot;Saat ini hewan-hewan itu mulai turun, antara tiga sampai empat ekor,&amp;quot; &lt;br&gt;katanya.&lt;p&gt;Koordinator Komunitas Peduli Slamet (Komplet) Purwokerto Sungging &lt;br&gt;Septivianto mengakui, banyak masyarakat yang memberikan informasi &lt;br&gt;seputar kondisi alam di sekitar Gunung Slamet saat ini. Meski demikian, &lt;br&gt;kata dia, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada &lt;br&gt;terhadap kemungkinan yang terjadi.&lt;p&gt;&amp;quot;Dalam beberapa hari terakhir ini, sejumlah fenomena alam memang muncul. &lt;br&gt;Namun, kami hanya bisa meminta masyarakat untuk tenang tetapi waspada &lt;br&gt;terhadap kemungkinan yang terjadi,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;Sementara itu, pengamat Gunung Slamet di pos pemantauan Gambuhan, &lt;br&gt;Kecamatan Pulosari, Pemalang, Luruh Nurkholis mengatakan, hingga saat &lt;br&gt;ini status Gunung Slamet masih siaga.&lt;p&gt;&amp;quot;Kalau frekuensi letusannya menurun, hanya tinggal 13 kali dengan &lt;br&gt;ketinggian 25-50 meter. Namun kegempaan masih tinggi mencapai 139 kali &lt;br&gt;dengan kekuatan 30-335 MMI,&amp;quot; katanya.&lt;p&gt;WAH&lt;br&gt;Sumber : Antara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-1996779559745919993?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/1996779559745919993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/gunung-slamet-bergetar-keluarkan-suara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/1996779559745919993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/1996779559745919993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/gunung-slamet-bergetar-keluarkan-suara.html' title='Gunung Slamet Bergetar Keluarkan Suara Gemuruh'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-5859738486675698939</id><published>2009-05-17T04:22:00.001-07:00</published><updated>2009-05-17T04:22:09.865-07:00</updated><title type='text'>Anak Krakatau Keluarkan Semburan Pijar</title><content type='html'>KOMPAS/ANITA YOSSIHARA&lt;br&gt;Rabu, 13 Mei 2009 | 17:41 WIB&lt;p&gt;SERANG, KOMPAS.com - Sepanjang Rabu dinihari Gunung Anak Krakatau di &lt;br&gt;perairan Selat Sunda, Provinsi Lampung, mengeluarkan semburan pijar &lt;br&gt;berupa lontaran bebatuan berwarna kemerahan dengan suhu mencapai 2.500 &lt;br&gt;derajat celcius.&lt;p&gt;Petugas Pengamat Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, &lt;br&gt;Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Dani Hamdani, Rabu, membenarkan &lt;br&gt;bahwa pada pada dinihari letusan dan kegempaan Gunung Anak Krakatau &lt;br&gt;mengeluarkan semburan pijar berupa bebatuan disertai suara dentuman &lt;br&gt;sebanyak 22 kali.&lt;p&gt;Semburan pijar itu terlihat jelas di pos pemantauan di Desa Pasauran &lt;br&gt;Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang yang jaraknya mencapai 42 kilometer.&lt;br&gt;Menurut dia, semburan pijar itu akibat meningkatnya frekuensi aktivitas &lt;br&gt;letusan dan kegempaan dalam perut Gunung Anak Krakatau.&lt;p&gt;Oleh karena itu, pihaknya melarang pengunjung dan nelayan mendekati &lt;br&gt;kawasan tersebut karena sangat berbahaya. &amp;quot;Bayangkan, jika terkena &lt;br&gt;lontaran bebatuan itu, kulit akan melepuh,&amp;quot; ujarnya.&lt;p&gt;Dia menyebutkan, pihaknya hingga saat ini terus melakukan pemantauan dan &lt;br&gt;pengawasan menyusul peningkatan status &amp;quot;siaga&amp;quot; atau level III dari &lt;br&gt;sebelumnya waspada atau level II.&lt;p&gt;Sementara itu, Hilman (45) pengelola obyek wisata di Pantai Anyer &lt;br&gt;mengaku, saat ini banyak pengunjung ingin melihat secara langsung &lt;br&gt;keindahan pijar berupa bebatuan krikil berwarna kemerah-merahan yang &lt;br&gt;dilontarkan dari letusan Gunung Anak Krakatau pada malam hingga dinihari.&lt;p&gt;&amp;quot;Saya kira letusan Gunung Anak Krakatau memiliki daya tarik sendiri &lt;br&gt;karena berada di tengah lautan juga bisa mendatang wisatawan domistik &lt;br&gt;maupun mancanegara,&amp;quot; ujarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-5859738486675698939?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/5859738486675698939/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/anak-krakatau-keluarkan-semburan-pijar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/5859738486675698939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/5859738486675698939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/anak-krakatau-keluarkan-semburan-pijar.html' title='Anak Krakatau Keluarkan Semburan Pijar'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-7341294827776144355</id><published>2009-05-14T15:40:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T15:41:49.399-07:00</updated><title type='text'>Zat pada Ludah Manusia Dapat Percepat Penyembuhan Luka</title><content type='html'>26-07-2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti Belanda telah mengidentifikasi satu zat di dalam air ludah manusia yang mempercepat penyembuhan luka, demikian laporan mereka yang disiarkan Rabu di The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim peneliti tersebut mendapati bahwa "histatin", protein kecil di dalam air ludah yang sebelumnya hanya dipercaya membunuh bakteri bertanggung-jawab atas penyembuhan luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian itu mungkin menawarkan harapan kepada orang yang menderita luka kronis yang berhubungan dengan diabetes dan gangguan lain, serta luka traumatis dan luka bakar. Selain itu, karena zat tersebut dapat diproduksi secara massal, zat tersebut memiliki potensi untuk menjadi sama umumnya dengan krim antibiotik dan alkohol gosok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://sehat.suaramerdeka.com/index.php?id=149"&gt;Selengkapnya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-7341294827776144355?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/7341294827776144355/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/zat-pada-ludah-manusia-dapat-percepat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/7341294827776144355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/7341294827776144355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/zat-pada-ludah-manusia-dapat-percepat.html' title='Zat pada Ludah Manusia Dapat Percepat Penyembuhan Luka'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-2116706929186146925</id><published>2009-05-13T05:02:00.001-07:00</published><updated>2009-05-13T05:02:46.122-07:00</updated><title type='text'>Deptan Kembangkan Bibit Kopi "SE"</title><content type='html'>KOMPAS/HELENA F NABABAN&lt;br&gt; Senin, 11 Mei 2009 | 00:23 WIB&lt;br&gt; &lt;br&gt; JAKARTA,KOMPAS.com-Departemen Pertanian (Deptan) melalui Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia pada 2010 siap mengembangkan bibit kopi secara "Somatik Embriogenesis" (SE) setelah sukses dengan kakao sejak 2008.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Dirjen Perkebunan Deptan, Achmad Mangga Barani di Jakarta, Minggu (10/5) mengatakan, pengembangan bibit kopi melalui sistem SE tersebut akan difokuskan pada kopi yang berkualitas tinggi dan spesial daerah.&lt;br&gt; &lt;br&gt; "Selain untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, ini sekaligus untuk melindungi komoditas asli daerah," katanya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Menurut dia, beberapa jenis kopi yang akan dikembangkan bibitnya melalui somatik embriogenesis yakni Kopi Kintamani di Bali, Kopi Takengon dan Mandailing di Sumatera Utara, Kopi Gayo di Aceh. Selain itu, tambahnya, di Sulawesi Barat untuk Kopi Toraja sedangkan untuk Papua yakni Kopi Wamena dan Mona-mani. "Jenis-jenis kopi tersebut sudah memiliki nilai pasar yang bagus di dunia internasional," katanya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Sementara itu Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember Teguh Wahyudi mengatakan, pada tahun ini pihaknya siap mengembangkan kopi jenis robusta dengan metode SE sebanyak 500 ribu bibit.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Sebelumnya di hadapan anggota Komisi IV DPR RI, dia mengatakan, Puslit Koka Indonesia di Jember, Jawa Timur, dalam tahun 2009 menyiapkan 20 juta lebih bibit kakao melalui metode SE untuk sembilan provinsi. Untuk itu, tambahnya, Puslit sudah menyiapkan 21 hektare (ha) untuk 20 juta lebih bibit kakao untuk tahun 2009.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Pada 2008 Puslit Koka berhasil menyiapkan 1,6 juta bibit kakao yang didistribusikan di lima provinsi di luar Pulau Jawa seperti Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali dan Maluku. Menurut dia hingga awal Mei 2009 sudah tersedia 7,5 ha yang sudah ditanami bibit kakao dengan jumlah bibit sebanyak tujuh juta bibit.&lt;br&gt; &lt;br&gt; ONO&lt;br&gt; Sumber : Ant&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;small&gt;&lt;b&gt;Komentar : Maksud dari somatik embriogenesis ini apa ya? Apa semacam kultur jaringan gitu?&lt;/b&gt;&lt;/small&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-2116706929186146925?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/2116706929186146925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/deptan-kembangkan-bibit-kopi-se.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/2116706929186146925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/2116706929186146925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/deptan-kembangkan-bibit-kopi-se.html' title='Deptan Kembangkan Bibit Kopi &quot;SE&quot;'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-3678689580271343452</id><published>2009-05-06T07:19:00.001-07:00</published><updated>2009-05-06T07:19:45.307-07:00</updated><title type='text'>Beton Anti-retak Dibantu Air Hujan</title><content type='html'>Nicole Casal Moore/University of Michigan&lt;br&gt; Rabu, 6 Mei 2009 | 04:39 WIB&lt;br&gt; &lt;br&gt; WASHINGTON, KOMPAS.com - Masalah keretakan pada jalan atau jembatan beton yang sering terjadi jika ada gempa bumi mungkin teratasi dengan material baru yang dikembangkan para peneliti di Universitas Michigan, AS. Material tersebut tidak hanya membuat jalan beton lebih tahan tekanan namun juga anti-retak.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Bahan beton yang dicampur komposit itu menjadi lebih fleksibel. Saat mendapat tekanan yang tinggi, ia mampu melengkung tanpa mengalami keretakan. Kalaupun tejadi, retakannya akan berbentuk garis dan akan pulih dalam waktu singkat hanya dengan doguyur air, termasuk hujan misalnya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Hal tersebut dapat terjadi karena material kering di bagian yang retak akan bereaksi dengan air hujan dan karbon dioksida dari udara. Reaksi tersebut membentuk kalsium karbonat, senyawa keras yang secara alami biasa ditemukan pada cangkang kerang.&lt;br&gt; &lt;br&gt; "Material fleksibel ini akan kembali sekuat awalnya setelah dipulihkan," ujar Victor Li, salah satu anggota tim pembuatnya. Ia dan timnya telah 5 tahun melakukan riset beton fleksibel itu dan beberapa sudah digunakan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Material sejenis sudah dipakai pada kerangka bangunan tertinggi di Osaka, Jepang. Selain itu, beton fleksibel juga sudah dipakai pada jembatan di Interstate 94 Michigan yang dibangun tahun 2006.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Meski demikian, harga beton felsiibel masih tiga kali lipat harga beton standar. Namun, karena lebih tahan tekanan dan getaran, pengembang bisa lebih hemat karena tak perlu memasang alat pendeteksi getaran seismik di sepanjang struktur.&lt;br&gt; &lt;br&gt; "Penggunaan material ini akan menghemat dalam jangka panjang karena mengurangi ongkos perawatan," ujar Li.&lt;br&gt; &lt;br&gt; WAH&lt;br&gt; Sumber : National Geographic News&lt;br&gt; &lt;b&gt;Komentar : Nanti kalo umpama keretakannya udah pulih, apa itu berarti betonnya akan berubah bentuknya terus menerus?&amp;nbsp; Wah hebat ini baru terobosan di teknologi material.&lt;/b&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-3678689580271343452?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/3678689580271343452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/beton-anti-retak-dibantu-air-hujan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/3678689580271343452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/3678689580271343452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/05/beton-anti-retak-dibantu-air-hujan.html' title='Beton Anti-retak Dibantu Air Hujan'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-3389489393726522940</id><published>2009-04-28T06:12:00.001-07:00</published><updated>2009-04-28T06:12:48.194-07:00</updated><title type='text'>Melipatgandakan Kekuatan Jaring Laba-laba</title><content type='html'>Seung-Mo Lee/MPI Halle&lt;br&gt; Selasa, 28 April 2009 | 12:12 WIB&lt;br&gt; &lt;br&gt; LONDON, KOMPAS.com - Jaring laba-laba terbukti lebih ringan dan lebih kuat daripada baja. Kekuatannya ternyata masih dapat dilipatgandakan dengan meyisipkan partikel-partikel logam tertentu.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Seung-Mo Lee dari Max Planck Institute of Microstucture Physics di Halle, Jerman berhasil meningkatkan kekuatan jaring laba-laba hingga dua kali lipat. Satu helai jaring laba-laba yang telah direkayasa sanggup mengangkat beban seberat 27,5 gram.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Ia dan timnya menemukan bahwa hal tersebut dapat dilakukan dengan menyisipkan partikel seng, titanium, atau aluminium. Lee juga tengah menguji coba pengaruh partikel logam lainnya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Teknik tersebut disebut atomic layer deposition. Mereka tidak hanya melapisi bagian luar jaring laba-laba dengan partikel-partikel logam tersebut namun juga menyisipkan ion logam ke dalamnya sehingga bereaksi dengan struktur protein jaring laba-laba.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Ide tersebut terinspirasi penelitian yang menunjukkan bahwa bagain-bagain tubuh hewan yang keras ternyata mengandung unsur logam. Misalnya, rahang semut pemotong daun yang mengandung seng berkadar tinggi.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Kekuatan jaring laba-laba telah membuat takjub para ilmuwan sejak lama. Namun, untuk membuatnya dalam jumlah besar sulit dilakukan secara alami mengingat laba-laba yang hidup dalam pemeliharaan seringkali cenderung kanibal. Sebagai solusinya, para ilmuwan masih berupaya mencari cara alternatif meniru pembuatan jaring laba-laba artifisial.&lt;br&gt; &lt;br&gt; WAH &lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;b&gt;Komentar : Emang alam menuimbulkan banyak ide yang tinggal ditiru.&amp;nbsp; Sayangnya orang lebih suka mengeruk alam untuk mendapat keuntungan secara instan ketimbang menjaga kelestariannya dan mempelajari isinya.&lt;/b&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-3389489393726522940?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/3389489393726522940/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/melipatgandakan-kekuatan-jaring-laba.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/3389489393726522940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/3389489393726522940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/melipatgandakan-kekuatan-jaring-laba.html' title='Melipatgandakan Kekuatan Jaring Laba-laba'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-1202701276728030007</id><published>2009-04-26T16:17:00.001-07:00</published><updated>2009-04-26T16:17:32.453-07:00</updated><title type='text'>BATAN Sudah Bisa Mengolah Limbah Nuklir</title><content type='html'>Senin, 20 April 2009 | 19:15 WIB&lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga &lt;br&gt;Nuklir (PLTN) Semenajung Muria Jawa Tengah tahun 2016 menimbulkan &lt;br&gt;kekwatiran banyak pihak. Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah &lt;br&gt;soal dampak limbah yang dihasilkan dari reaktor nuklir.&lt;p&gt;Persoalan ini ternyata telah ditangani oleh Sigit, peneliti Badan &lt;br&gt;Peneliti Tenaga Nuklir (BATAN), Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir &lt;br&gt;(PTBN) Serpong yang hari ini (20/4) dikukuhkan sebagai profesor riset di &lt;br&gt;Gedung BATAN, Jakarta. Proses daur ulang limbah tersebut dibacakan &lt;br&gt;sebagai orasi ilmiah dengan judul Proses Kering Daur Ulang Bahan Bakar &lt;br&gt;Nuklir dan Prospeknya di Indonesia.&lt;p&gt;&amp;quot;Daur ulang bahan bakar nuklir adalah suatu proses menggunakan kembali &lt;br&gt;bahan bakar nuklir uranium dan plutonium yang diperoleh dari recovery &lt;br&gt;bahan bakar bekas ke dalam reaktor sebagai tambahan produksi energi,&amp;quot; &lt;br&gt;kata Sigit.&lt;p&gt;Lebih lanjut ia mengatakan bahwa daur ulang yang dilakukan pada kondisi &lt;br&gt;kering, diartikan tidak menggunakan pelarut organik dan fase cair. &lt;br&gt;Sedangkan olah bahan bakar nuklir itu sendiri adalah proses pemungutan &lt;br&gt;kembali uranium dan plutonium dari bahan bakar bekas di mana kelongsong, &lt;br&gt;hasil fisi, transuranium dan bahan terkontaminasi lainnya menjadi limbah &lt;br&gt;radiaktif aktifitas tinggi.&lt;p&gt;Pemisahan uranium dan plutonium sangat sensitif karena plutonium &lt;br&gt;merupakan bahan untuk membuat sengaja nuklir. &amp;quot;Indonesia tidak melakukan &lt;br&gt;hal ini karena telah menandatangani perjanjian non proliferasi, di mana &lt;br&gt;iptek digunakan hanya untuk maksud damai, bukan untuk persenjataan,&amp;quot; &lt;br&gt;ungkap Sigit.&lt;p&gt;Dengan pengukuhan ini Sigit yang menjadi orang 262 dalam Komunitas &lt;br&gt;Peneliti Nasional dan Professor Peneliti ke-40 di BATAN. Dua peneliti &lt;br&gt;BATAN lain yang juga dikukuhkan sebagai Profesor Riset adalah Sugiarto &lt;br&gt;untuk Bidang Polimerisasi Radiasi sebagai orang ke-260 dan 38 dan Surian &lt;br&gt;Pinem pada Bidang Fisika Reaktor Nuklir sebagai orang ke-261 dan 39. &lt;br&gt;Mereka dikukuhkan oleh Kepala LIPI selaku Ketua Majelis Pengukuhan &lt;br&gt;Profesor Riset Umar Anggoro Jeni.&lt;p&gt;ONE&lt;br&gt;Komentar : Gimana cara mendaur ulang dalam kondisi kering ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-1202701276728030007?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/1202701276728030007/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/batan-sudah-bisa-mengolah-limbah-nuklir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/1202701276728030007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/1202701276728030007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/batan-sudah-bisa-mengolah-limbah-nuklir.html' title='BATAN Sudah Bisa Mengolah Limbah Nuklir'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-1516973616108372142</id><published>2009-04-26T16:12:00.001-07:00</published><updated>2009-04-26T16:12:18.354-07:00</updated><title type='text'>Modal Dasar PLTN Sudah Dikuasai</title><content type='html'>KOMPAS/LASTI KURNIA&lt;br&gt;Senin, 20 April 2009 | 19:10 WIB&lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mendukung pembangunan Pembangkit Listrik &lt;br&gt;Tenaga Nuklir (PLTN) di Semenanjung Muria Jawa Tengah 2016 maka &lt;br&gt;dibuatlah 3 unit reaktor riset, yang salah satunya adalah Reaktor &lt;br&gt;RSG-GAS di Serpong. Dua kegiatan utama dalam Reaktor RSG-GAS tersebut &lt;br&gt;adalah Manajemen Teras dan Fisika Reaktor.&lt;p&gt;Di balik kesuksesan dua kegiatan utama tersebut ada sosok Surian Pinem, &lt;br&gt;yang hari ini (20/4) dikukuhkan menjadi Profesor Riset Bidang Fisika &lt;br&gt;Reaktor Nukir bersama 2 peneliti Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di &lt;br&gt;Gedung BATAN, Jakarta (20/4).&lt;p&gt;&amp;quot;Optimasi reaktor RSG-GAS, merupakan modal dasar untuk menuju pada &lt;br&gt;pemahaman dan penguasaan teknologi desain dan keselamatan teras reaktor &lt;br&gt;PLTN pertama di Indonesia,&amp;quot; kata Surian saat orasi ilmiahnya yang &lt;br&gt;berjudul Litbang Manajemen Teras dan Fisika Reaktor RSG-GAS untuk &lt;br&gt;Mendukung PLTN Pertama di Indonesia.&lt;p&gt;Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tujuan manajemen teras adalah membentuk &lt;br&gt;konfigurasi teras berikutnya yang aman dan mewakili tujuan desain, &lt;br&gt;seperti reaktifitas lebih yang cukup untuk satu siklus operasi. &lt;br&gt;Sedangkan kegiatan litbang fisika reaktor meliputi faktor perlipatan &lt;br&gt;efektif, nilai reaktifitas, batang kendali, fluks dan spektrum neutron, &lt;br&gt;dan parameter kinetik.&lt;p&gt;&amp;quot;Dengan demikian, perhitungan fisika reaktor dan manajemen teras &lt;br&gt;memegang peranan yang sangat penting dalam pengoperasian reaktor nuklir &lt;br&gt;yang aman dan handal. Keduanya bisa dikatakan jiwa dari keselamatan &lt;br&gt;teras reaktor nuklir,&amp;quot; kata Surian.&lt;p&gt;Dengan pengukuhan ini Surian yang menjadi orang 261 dalam Komunitas &lt;br&gt;Peneliti Nasional dan Profesor Peneliti ke-39 di BATAN. Dua peneliti &lt;br&gt;BATAN lain yang juga dikukuhkan sebagai Profesor Riset adalah Sugiarto &lt;br&gt;Danu di bidang Polimerisasi sebagai orang ke-260 dan 38 dan Sigit untuk &lt;br&gt;Bidang Teknik Kimia urutan ke-262 dan 40. Mereka dikukuhkan oleh Kepala &lt;br&gt;LIPI selaku Ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset Umar Anggoro Jeni.&lt;p&gt;ONE&lt;p&gt;Komentar : Moga2 semua hasil riset dan pengembangan ini cepat dirasakan &lt;br&gt;hasilnya bagi bangsa Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-1516973616108372142?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/1516973616108372142/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/modal-dasar-pltn-sudah-dikuasai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/1516973616108372142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/1516973616108372142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/modal-dasar-pltn-sudah-dikuasai.html' title='Modal Dasar PLTN Sudah Dikuasai'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-7497406954277820485</id><published>2009-04-26T16:07:00.001-07:00</published><updated>2009-04-26T16:07:38.821-07:00</updated><title type='text'>Teknologi Pengecetan Radiasi Lebih Ramah Lingkungan</title><content type='html'>Senin, 20 April 2009 | 15:40 WIB&lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - Teknologi radiasi nuklir ternyata dapat dipakai &lt;br&gt;untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi proses pelapisan permukaan. &lt;br&gt;Pemanfaatan teknologi tersebut bahkan dinilai ramah lingkungan dan jauh &lt;br&gt;lebih efisien dibandingkan dengan cara konvensional.&lt;p&gt;Radiasi yang dipakai dalam proses pelapisan produk industri adalah &lt;br&gt;radiasi untraviolet (UV) dan berkas elektron. Komponen utama bahan kimia &lt;br&gt;pelapis pada proses konvensional terdiri dari komponen pembentuk lapisan &lt;br&gt;(film forming components) dan komponen pembantu (auxiliary components). &lt;br&gt;Sedangkan bahan pelapisan dengan pemadatan secara radiasi terdiri dari &lt;br&gt;resin (prapolimer/oligomer tak jenuh), monomer, dan aditif.&lt;p&gt;Uraian di atas merupakan bagian dari orasi Sugiarto Danu dalam rangka &lt;br&gt;pengukuhannya sebagai Profesor Riset bidang Polimerisasi Radiasi di &lt;br&gt;Gedung Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), Jakarta, Senin (20/4).&lt;p&gt;&amp;quot;Proses pelapisan ini diaplikasikan untuk berbagai produk industri, &lt;br&gt;misalnya bahan bangunan seperti cat, mebel, otomotif, peralatan rumah &lt;br&gt;tangga dan barang-barang cetakan,&amp;quot; kata Sugiarto yang adalah ahli &lt;br&gt;peneliti utama bidang polimerisasi radiasi di BATAN.&lt;p&gt;Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa penggunaan teknologi radiasi ini tidak &lt;br&gt;mencemarkan lingkungan karena bahan pelarut yang pelapisnya tidak &lt;br&gt;menggunakan bahan pelarut yang mudah menguap sehingga menimbulkan &lt;br&gt;pencemaran udara. Sedangkan efisiensinya, katanya, ditunjukkan dengan &lt;br&gt;pemadatan yang sangat cepat sehingga kapasitas produksi jauh lebih besar.&lt;p&gt;Memasuki era globalisasi dan kesadaran yang semakin tinggi tentang &lt;br&gt;pentingnya lingkungan, berhasil memberikan dorongan untuk meluaskan &lt;br&gt;penggunaan teknologi ini di masa datang, ungkap Sugiarto yang judul &lt;br&gt;orasinya Status dan Perkembangan Aplikasi Teknologi Radiasi untuk &lt;br&gt;Pelapisan Permukaan berbagai Produk Industri di Indonesia.&lt;p&gt;Dengan pengukuhan ini, Sugiarto yang menjadi orang 260 dalam Komunitas &lt;br&gt;Peneliti Nasional dan Professor Peneliti ke-38 di BATAN. Dua peneliti &lt;br&gt;BATAN lain yang juga dikukuhkan sebagai Profesor Riset adalah Suriah &lt;br&gt;Pinem di bidang Fisika Reaktor Nuklir sebagai orang ke-261 dan 39 dan &lt;br&gt;Sigit untuk Bidang Teknik Kimia urutan ke-262 dan 40. Mereka dikukuhkan &lt;br&gt;oleh Kepala LIPI selaku Ketua Majelis Pengukuhan Profesor Riset Umar &lt;br&gt;Anggoro Jeni.&lt;p&gt;ONE&lt;p&gt;Komentar : Namun tukang lapisnya harus orang yang disiplin terhadap &lt;br&gt;prosedur keselamatan kerja terhadap radiasi.  Dalam kenyataannya di &lt;br&gt;Indonesia, orang naik perahu saja banyak yang enggan memakai jaket &lt;br&gt;pelampung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-7497406954277820485?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/7497406954277820485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/teknologi-pengecetan-radiasi-lebih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/7497406954277820485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/7497406954277820485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/teknologi-pengecetan-radiasi-lebih.html' title='Teknologi Pengecetan Radiasi Lebih Ramah Lingkungan'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-7107771646680350332</id><published>2009-04-26T16:03:00.001-07:00</published><updated>2009-04-26T16:03:19.688-07:00</updated><title type='text'>BATAN Tambah 3 Profesor Riset</title><content type='html'>Senin, 20 April 2009 | 15:15 WIB&lt;p&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Hudi &lt;br&gt;Hastowo mengakui ada gerakan antinuklir di Indonesia terkait rencana &lt;br&gt;pembangunan Pembangkit Listik Tenaga Nuklir (PLTN) jenis Pressurized &lt;br&gt;Water Reactor (PWR) pada tahun 2016 di Semenanjung Muria, Jawa Tengah.&lt;p&gt;Namun, dikatakan Hudi, keraguan tersebut telah dijawab oleh orasi dua &lt;br&gt;profesor hari ini, dalam sambutan pengukuhan 3 profesor riset dari Batan &lt;br&gt;di Gedung BATAN, Jakarta, Senin (20/4). Kedua profesor yang dimaksud &lt;br&gt;Hudi adalah Surian Pinem untuk Bidang Fisika Reaktor Nuklir dan Sigit di &lt;br&gt;Bidang Teknik Kimia.&lt;p&gt;Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa orasi yang disampaikan Surian bisa &lt;br&gt;menjamin keamanan reaktor nuklir PLTN setelah Surian bersama para &lt;br&gt;peneliti Batan sukses mengoperasikan reaktor riset RSG-GAS yang memiliki &lt;br&gt;daya 30 MW di Serpong.&lt;p&gt;Sedangkan Sigit, kata Hudi, telah berhasil melakukan pengolahan limbah &lt;br&gt;PLTN. &amp;quot;Tidak perlu khawatir bahaya limbah karena bisa disimpan dan &lt;br&gt;diolah kembali. Ini menjawab kekhawatiran banyak pihak tentang dampak &lt;br&gt;limbah dari PLTN,&amp;quot; kata Hudi.&lt;p&gt;Untuk peneliti Batan ketiga yang dikukuhkan menjadi profesor riset &lt;br&gt;adalah Sugiarto Danu. Ia adalah peneliti utama bidang polimerisasi &lt;br&gt;radiasi. Penelitiannya dapat mendorong industri (bahan bangunan, mebel, &lt;br&gt;otomotif) di Indonesia, khusunya untuk proses pelapisan permukaan.&lt;p&gt;Pengukuhan ketiga profesor riset hari ini menunjukkan konsistensi Batan &lt;br&gt;dalam penelitian, pengembangan, dan penerapan tenaga nuklir di Indonesia.&lt;p&gt;&lt;br&gt;ONE&lt;br&gt;Komentar : Kalau umpama dulu Presiden Soekarno tidak berpikiran jauh &lt;br&gt;kedepan, nggak mungkin Indonesia punya BATAN.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-7107771646680350332?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/7107771646680350332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/batan-tambah-3-profesor-riset.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/7107771646680350332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/7107771646680350332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/batan-tambah-3-profesor-riset.html' title='BATAN Tambah 3 Profesor Riset'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-1665822880740982302</id><published>2009-04-26T15:59:00.001-07:00</published><updated>2009-04-26T15:59:30.144-07:00</updated><title type='text'>Obama Jadi Nama Spesies Baru Lumut Kerak</title><content type='html'>J. C. Lendemer&lt;br&gt;Minggu, 19 April 2009 | 16:06 WIB&lt;p&gt;WASHINGTON, KOMPAS.com - Nama Presiden Amerika Serikat Barack Obama &lt;br&gt;diabadikan menjadi nama spesies liken atau sering disebut lumut kerak &lt;br&gt;yang baru ditemukan. Liken tersebut ditemukan tahun 2007 di Pulau Santa &lt;br&gt;Rosa, California.&lt;p&gt;&amp;quot;Saya menamainya Caloplaca obamae untuk menunjukkan penghargaan atas &lt;br&gt;dukungan terhadap sains dan pendidikan sains oleh Presiden,&amp;quot; ujar &lt;br&gt;penemunya, Kerry Knudsen, kurator liken dari Universitas California yang &lt;br&gt;mempublikasikan temuannya itu dalam jurnal Opuscula Philolichenum edisi &lt;br&gt;Maret. Caloplaca obamae merupakan spesies pertama yang mengabadikan nama &lt;br&gt;Obama.&lt;p&gt;Liken pada dasarnya merupakan hasil simbiosis mutualisme antara jamur &lt;br&gt;dan alga yang tumbuh bersama. Strukturnya seperti lumut namun bentuknya &lt;br&gt;seperti daun kering sehingga disebut lumut kerak.&lt;p&gt;Caloplaca obamae hidup di tanah, pertumbuhannya sangat lambat, dan &lt;br&gt;siklus hidupnya sampai beberapa tahun. Spesies tersebut sebelumnya &lt;br&gt;terancam punah karena maraknya peternakan di pulau tersebut sehingga tak &lt;br&gt;ada tanah kosong yang &amp;quot;perawan&amp;quot;.&lt;p&gt;&amp;quot;Namun, dengan dikuranginya ternak saat ini, ia mulai berkembang &lt;br&gt;kembali,&amp;quot; ujar Knudsen. Saat ini tinggal populasi rusa yang &lt;br&gt;dikhawatirkan mengganggu karena berkembang iak sangat pesat.&lt;p&gt;Saat ini ada sekitar 17.000 spesies liken yang telah ditemukan di &lt;br&gt;seluruh dunia. Sekitar 1500 di antaranya ada di California. Lebih dari &lt;br&gt;300 spesies ada di Pulau Santa Rosa dan sebagain besar endemik hanya &lt;br&gt;ditemukan di pulau tersebut.&lt;p&gt;&amp;quot;C. obamae memberi pelajaran kepada kita bahwa mungkin spesies liken dan &lt;br&gt;tumbuh-tumbuhan unik di Pulau Santa Rosa bisa punah tanpa pengetahuan &lt;br&gt;mengenainya, apalagi sejak peternakan masuk ek wilayah tersebut sejak &lt;br&gt;tahun 1850-an,&amp;quot; jelas Knudsen.&lt;p&gt;WAH&lt;br&gt;Sumber : LIVESCIENCE&lt;p&gt;Komentar : Sebenarnya lumut kerak itu banyak sekali manfaatnya untuk &lt;br&gt;obat-obatan, kosmetik, pangan dan sebagainya.  Di Indonesia ada &lt;br&gt;berjenis-jenis lumut kerak namun hanya sedikit atau malah mungkin tidak &lt;br&gt;ada ahli lumut kerak di Indonesia, karena orang lebih suka minyak dan &lt;br&gt;batubara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-1665822880740982302?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/1665822880740982302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/obama-jadi-nama-spesies-baru-lumut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/1665822880740982302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/1665822880740982302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/obama-jadi-nama-spesies-baru-lumut.html' title='Obama Jadi Nama Spesies Baru Lumut Kerak'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-6632871570093459397</id><published>2009-04-26T15:53:00.001-07:00</published><updated>2009-04-26T15:53:21.867-07:00</updated><title type='text'>Iran Kloning Kambing untuk Membuat Obat Stroke,ISNA</title><content type='html'>Kamis, 16 April 2009 | 10:58 WIB&lt;p&gt;ISFAHAN, KOMPAS.com — Ilmuwan Iran sukses mengkloning kambing untuk &lt;br&gt;pertama kalinya. Keberhasilan ini menambah daftar sukses Iran dalam &lt;br&gt;penguasaan bioteknologi.&lt;p&gt;Seekor anak kambing betina hasil kloning yang diberi nama Hana lahir &lt;br&gt;hari Rabu (15/4) di Kota Isfahan, Iran bagian tengah. Kloning dilakukan &lt;br&gt;Royan Research Institute yang dipimpin Dr Mohammed Isfahani.&lt;p&gt;&amp;quot;Dengan kelahiran Hana, Iran termasuk lima negara di dunia yang bisa &lt;br&gt;mengkloning kambing,&amp;quot; ujar Isfahani yang merupakan pakar embriologi. &lt;br&gt;Pada tahun 2006, Iran juga sukses menjadi negara pertama di Timur Tengah &lt;br&gt;yang dapat mengkloning domba.&lt;p&gt;Penelitian kloning merupakan salah satu ambisi Iran untuk menjadi pusat &lt;br&gt;iptek di Timur Tengah pada tahun 2025. Iran tengah memacu penelitian &lt;br&gt;dalam bidang kedokteran, antariksa, dan nuklir.&lt;p&gt;&amp;quot;Kloning domba dan hewan lainnya menjadi dasar penelitian kedokteran &lt;br&gt;tingkat lanjut, antara lain menggunakan hewan kloning untuk menghasilkan &lt;br&gt;antibodi bagi manusia untuk melawan penyakit,&amp;quot; ujar Isfahani.&lt;p&gt;Ia mengatakan, tujuan kloning kambing kali ini adalah untuk &lt;br&gt;mengembangkan obat untuk mengobati penyakit stroke. Penelitian kloning &lt;br&gt;hewan di Iran didukung penuh para ulama, meski kloning pada manusia &lt;br&gt;dilarang.&lt;p&gt;WAH&lt;br&gt;Sumber : AP&lt;p&gt;Komentar : Senang melihat ada negara yang kuat tradisi keagamaannya &lt;br&gt;namun rakyatnya menguasai ilmu pengetahuan secara bersamaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-6632871570093459397?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/6632871570093459397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/iran-kloning-kambing-untuk-membuat-obat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/6632871570093459397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/6632871570093459397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/iran-kloning-kambing-untuk-membuat-obat.html' title='Iran Kloning Kambing untuk Membuat Obat Stroke,ISNA'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2294460737712135201.post-4021411585458154504</id><published>2009-04-26T15:43:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T15:45:02.130-07:00</updated><title type='text'>Pendahuluan</title><content type='html'>Situs ini berisi artikel-artikel sains.  Semuaya sebatas wacana dan tidak dijamin kebenaran dan pemahamannya oleh pembaca.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2294460737712135201-4021411585458154504?l=kabarsains.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kabarsains.blogspot.com/feeds/4021411585458154504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/pendahuluan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/4021411585458154504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2294460737712135201/posts/default/4021411585458154504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kabarsains.blogspot.com/2009/04/pendahuluan.html' title='Pendahuluan'/><author><name>Rafid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13142070085196979755</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp2.blogger.com/_oDZpHx3aoFk/SEkYpE6HOyI/AAAAAAAAAFU/VT498ZgAY_Y/S220/siapmenarik.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
